Tugas kepribadian 2, hasil wawancara singkat karena pandemik covid-19 tak bisa keluar rumah.
01.53
Wawancara
pertama saya lakukan pada teman perempuan saya yang sedang menempuh kuliah
semester akhir di kampus yang berada di sukabumi, dilakukan melalui telpon WA.
Berikut
saya tulis inti dari pertanyaan yang saya berikan
Saya : udah berapa lama diam di rumah aja?
Teman : udah
hampir sebulan full, ini beneran ga kemana mana.
Saya : Terus selama di rumah ngapain aja ?
Teman : Paling
ngerjain skripsi sama nonton film aja
Saya : Ngerjain skripsinya ada kendala ga ? atau
ada masalah apa gitu selama pandemik ini ?
Teman :
Ada, kendala nya itu gabisa ngambil data, ga bisa ketemu dosen pembimbing dan
ga bisa kerja kelompok, kan aku anak ti ya harus bikin aplikasi gitu jadi
dengan adanya pandemic itu jadi terganggu. Kalau kendala lain ga ada sih karena
aku suka diem di rumah yaa introvert jadi udah terbiasa gitu
Saya :
Kalau komunikasi/interaksi sosial gimana
Teman :
Kalau itu lancar sih kan bisa lewat media sosial, tapi sekarang ga kaya dulu
sering kumpul2 gitu
Saya :
Pernah panik ga dengan keadaaan yang seperti ini ?
Teman :
Panik sih enggak tapi aku juga sempat beli makanan yang banyak gitu buat di
stok, tapi kalau panic yang berlebihan gitu enggak
Saya :
Kalau perasaannya bagaimana?
Teman :
Biasa aja sih karena sudah terbiasa
Wawancara yang kedua saya lakukan pada adik
tingkat saya pada saat mengerjakan kerja kelompok melalui telpon line.
Berikut saya tulis inti pertanyaan yang saya
berikan
Saya :
Gimana diem dirumah aja perasaanya
Temen :
Asli bosen banget, kan gua udah biasa di luar rumah gitu yaa tiap hari
nongkrong, tiap hari keluar rumah, giliran diem di rumah aja gini bingung mau
ngapain.
Saya :
Ada kendala ga ?
Temen :
Kalau masalah kendala keuangan alhamdulilah ga ada, kan banyak tuh yang lagi
kesusah gitu tapi gua masih di bilang cukup, paling kedalanya yang gabisa
keluar itu aja. Kalau masalah makan atau beli beli mah bisa lewat online.
Saya :
Di rumah ngapain aja?
Temen :
Paling ngerjain tugas main gitar, sama jagain komplek kan gua anak karang
taruna, tapi kebanyakn hal negative sih. Yang positif cuman bantu masyarakat
aja hehe
Saya : Interaksi sosial berarti aman ya?
Teman :
iyaa kadang ngobrol di karang taruna, kadang lewat online, tapi tetep aja bosen
kebanyakn di rumahnya.
Kitan dengan teori kepribadian
Dimensi kepribadian menurut Eysenck ada 3,
yang pertama adalah ekstraversi orang orang
ekstrovert yang mempunyai karakteristik utama bersosialisasi dan sifat impulsive,
senang bercanda, penuh gairah, cepat dalam berpikir, optimis, serta sifat sifat
lain yang mengindikasikan orang-orang yang menghargai hubungan mereka dengan
orang lain.
Yang kedua adalah Neurotisme orang orang yang
mempunyai skor tinggi dalam neurotisme mempunyai kecenderungan untuk bereaksi
berlebihan secara emosional dan mempunyai kesulitan untuk kembali ke kondisi
normal, setelah terstimulasi secara emosional mereka sering mengeluhkan gejala2
fisik, seperti sakit serta mempunyai masalah psikologis yang kabur seperti khwatiran
dan kecemasan.
Yang ketiga adalah psikotik orang orang yang
egosentris dingin, tidak mudah menyesuaikan diri, impulsive, kejam, agresif,
curiga dan antisosial, sedangkan orang dengan
skor psikotik rendah cenderung bersifat altruis, mudah bersosialisasi,
empati peduli dan mudah menyesuaikan diri.
Bila kita kaitkan dengan teori kepribadian
eysnek teman yang saya wawancarai termasuk kedalam
Teman pertama masuk ke psikotik karena mudah
menyesuaikan diri dengan situasi seperti saat ini.
Teman yang kedua lebih condong kearah ekstravensi
karena sudah terbiasa dengan hidup dengan dunia luar dan bisa menghargai
manusia dengan baik.
Sekian terima kasih
0 komentar